Showing posts with label IDFB. Show all posts
Showing posts with label IDFB. Show all posts

Sunday, January 11, 2015

HOMEMADE BURGER BUNS & PATTY WITH MUSHROOM SAUCE, WITH LOCK&LOCK E-COOK DECO FRY PAN



Assalamualaikum.....

Idfb bersama Lock&Lock mengadakan challenge "Who is the best chef blogger?" challenge ini diadakan dalam rangka memperkenalkan produk baru dari Lock&Lock yaitu LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan. Lock&Lock adalah perusahaan Korea yang memproduksi peralatan rumah tangga dan dapur yang berdiri sejak 1978 dan penjualannya sudah ada di 15 negara. Selain storage container dari bahan plastic, Lock&Lock juga memproduksi peralatan rumah tangga dan dapur yang terbuat dari stainless steel, aluminium and glasswares. Saya yakin teman-teman semua sudah tahu tentang Lock&Lock. Merk yang satu ini sudah tidak diragukan lagi kwalitasnya karena memproduksi produk-produk berupa wadah makanan atau minuman yang higienis, berkualitas dan terjangkau harganya.


Idfb diberikan kepercayaan dari Lock&Lock untuk mereview  LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan dan10 orang food blogger mendapat kehormatan untuk mencoba produk terbaru ini. Alhamdulillah saya termasuk dari salah seorang yang beruntung mencoba kemampuan  LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan ini. 

Burger homemade ini saya pilih untuk menguji kehebatan LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan. Siapa bilang burger termasuk junk food atau  makanan sampah? Hamburger atau burger adalah makanan berupa roti berbentuk bundar yang diiris dua dan ditengahnya diisi dengan patty/daging, sayuran seperti selada, tomat, bombay dan ketimun dengan tambahan saus burger seperti mayones, saus tomat, saus sambal dan mustard. Ada juga yang menambahkan keju atau asinan untuk isian burgernya. Nah melihat isian burger yang lengkap akan gizi ini kayaknya predikat junk food tidak pas yaa disematkan pada burger. Apalagi kalau burger nya dibuat sendiri, seperti rotinya, patty dan sausnya,  pasti lebih higienis dan bahan-bahan yang digunakan pun berkualitas baik. Untuk mengerjakan semua tahapan yang panjang ini untungnya saya dibantu LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan, yang membuat memasak lebih menyenangkan dan hemat waktu karena tidak banyak peralatan dapur yang kotor. Dari memanggang daging, memanggang roti dan membuat saus jamur saya hanya menggunakan satu wajan saja, dan untuk membersihkannya pun cukup dilap menggunakan tisue atau serbet saja. Hemat waktu dan tenaga kan....





Tampilan warna cerah dan desain yang stylish akan membuat tampilan dapur menjadi menarik dan aktivitas memasak menjadi menyenangkan. LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan terdiri dari beberapa warna seperti merah, kuning dan hijau seperti yangg saya gunakan ini.



Terdapat lapisan anti lengket yang hanya membutuhkan sedikit minyak ketika memasak sehingga masakan menjadi lebih sehat. Makanan tidak akan menempel dan mudah untuk dibersihkan.



Pada bagian luat terdapat lapisan tahan panas yang akan mencegah masakan menjadi hangus. Panas yang merata akan dapat menghemat energi dan lebih nyaman ketika memasak



Pelat aluminium yang padat serta silikon pada pegangannya akan membuat nyaman ketika digunakan saat memasak, jadi tidak perlu lagi menggunakan lap/serbet untuk melapisi gagang fry pan ini saat terkena panas.



ROTI BURGER

200 gr terigu protein tinggi
50 gr terigu protein sedang
6 gr atau 1/2 sachet ragi instant
1 sdm susu bubuk
25 gr gula pasir
1 butir telur
125-150 ml susu dingin
1/2 sdt garam
30 gr margarin

Olesan :
1 butir kuning telur
1 sdm susu cair
wijen untuk taburan

Cara membuat :
  1. Campur jadi satu terigu, ragi, susu bubuk, gula dan garam, aduk rata. Masukan telur dan susu cair sedikit demi sedikit. Kalau dirasa sudah kalis hentikan penambahan susu. 
  2. Tambahkan margarin, uleni lagi sampai kalis elastis. Saya menggunakan bread maker.
  3. Tutup dengan serbet bersih atau plastik wrap, diamkan sampai mengembang dua kali lipat sekitar 45-60 menit. 
  4. Kempeskan adonan, uleni sebentar lalu bagi menjadi 8 bagian. Bulatkan adonan tata dalam loyang yang sudah dioles margarin atau dialasi silpat. Diamkan 30 menit.
  5. Oles dengan campuran kuning telur dan susu cair, taburi wijen. Panggang pada suhu 190-200'C selama 15 menit atau sampai kuning kecoklatan. Angkat, dinginkan.



      Daging burger/patty ini saya buat dengan menambahkan wortel parut, karena akhir-akhir ini anak-anak lagi anti makan sayuran. Untuk lebih mudah dan praktis bisa juga menggunakan food procesor  untuk menghaluskan wortel. Panggang patty sampai kedua sisinya kecoklatan dengan api sedang. Apabila ingin disimpan untuk persedian, simpan daging yang sudah dipanggang dalam wadah tertutup lalu simpan difrezer. Jika ingin digunakan thawing patty disuhu ruang
       lalu panaskan diatas wajan tanpa minyak.

      DAGING BURGER/PATTY

      350 gr daging sapi giling
      1 buah bawang bombay, cincang halus
      3 siung bawang putih
      1/2 buah wortel ukuran besar, parut halus
      1 butir telur
      80 gr tepung panir
      1/2 sdt merica bubuk
      1/4 sdt pala bubuk
      1/4 sdt gula pasir
      garam secukupnya

      Campur daging sapi dengan semua bahan bumbu jadi satu, aduk rata. Bagi menjadi 9 buah bulatan lalu pipihkan. Panggang menggunakan LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan tanpa minyak hingga matang dan kecoklatan.

      SAUS JAMUR

      1 sdm mentega
      1/2 buah bawang bombay, cincang
      100 gr jamur kancing, iris tipis
      1 sdm tepung terigu
      250 ml susu segar
      50 gr keju cheddar parut
      ½ sdt merica
      1 sdt garam


      Cara membuat:
      Tumis bawang bombay menggunakan LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan hingga layu.
      Masukkan jamur, aduk hingga kecokelatan.
      Taburi tepung terigu, aduk hingga rata.
      Tuangi susu dan keju parut sambil diaduk hingga kental.
      Tambahkan merica, gula pasir dan garam, aduk hingga mendidih lalu angkat.

      Karena menggunakan LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan membuat saus jamur jadi mudah, saus tidak menempel di fry pan dan tidak cepat gosong. Karena bagian luat terdapat lapisan tahan panas yang akan mencegah masakan menjadi hangus. Panasnya pun merata keseluruh fry pan jadi dapat menghemat energi dan lebih nyaman ketika memasak.





      Untuk membersihkan LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan setelah membuat saus jamur cukup dengan menggunakan tisue yang dilap dipermukaan fry pan, setelah itu baru gunakan untuk memanggang roti burger. LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan mudah dibersihkan karena terdapat lapisan anti lengket yang membuat kegiatan memasak menjadi lebih cepat dan hemat waktu tanpa harus mencuci fry pan. Dalam sekali memasak saya hanya menggunakan satu wajan saja, padahal dalam membuat burger ini saya sudah tiga kali menggunakan LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan tanpa harus dicuci setiap saya mau menggunakannya. 

      Sedikit tips agar lapisan anti lengket pada LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan tetap terjaga dan tidak mudah tergores yaitu sebaiknya fry pan tidak dicuci dalam keadaan masih panas. Setelah selesai digunakan biarkan fry pan dingin terlebih dahulu. Baru setelah itu cuci fry pan dengan spon yang lembut lalu bilas.



      Setelah daging burger dan saus jamur siap, panaskan satu sendok teh margarin dalam LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan untuk memanggang roti burger. Tidak menggunakan margarin pun bisa, ini sengaja saya tambahkan margarine agar roti menjadi gurih. Panggang ke dua sisi roti sampai kecoklatan, angkat. 

      Penyelesaian :  Ambil roti burger yang sudah diiris, beri saus tomat/saus sambel/mayonaise, tambahkan daun selada, tomat, dan ketimun. Beri daging burger, saus jamur dan mustard bila suka. Tumpuk roti, sajikan dengan kentang goreng atau salad.


      Alhamdulillah..... puas rasanya menikmati burger yang dibuat sendiri, dari rotinya, daging burger sampai sausnya. Dan yang paling membahagiakan adalah anak-anak suka banget dan komentar kakak Kayla "enak burger buatan mama dari pada yang biasanya beli.... mama hebat banget sih bisa bikin burger sendiri". Hati ibu mana coba yang gak meleleh.. langsung terbang kelangit ketujuh kalau dapet komentar gitu hehee... lebay banget sih *_^



      Who is The Best Chef Blogger Challenge dapat dilihat di website IDFB yaitu www. indonesianfoodblogger.com






      Saturday, November 29, 2014

      IDFB CHALLENGE, KREASI DAPUR BERSAMA SAJIAN SEDAP : GARANG ASEM AYAM




      Challenge IDFB kali ini bekerjasama dengan Sajian Sedap, website gabungan Majalah Sedap dan Tabloid Saji yang berisi resep-resep dan info-info kuliner. Sajian Sedap adalah website favorit buat saya, dan selalu menjadi referensi dalam membuat menu sehari-hari untuk keluarga. Ada pula resep-resep seperti cake, desert, aneka minuman, berbagai snack atau makanan ringan baik yang berasal dari menu internasional maupun tradisional. Bahkan untuk menu tradisional yang sudah jarang kita temui pun resepnya ada di Sajian Sedap.




      Beberapa hari ini cuacanya mendung dan hujan terus, dan yang paling cocok adalah menikmati hidangan yang berkuah, hangat dan pedas. Tapi yang ada dalam pikiran saya bukan soup, melainkan garang asam. Aduh, membayangkan nya saja sudah membuat saya ngiler dan laper. Karena saya belum pernah membuat garang asam sendiri, jadi tanpa pikir panjang langsung buka website andalan yaitu Sajian Sedap. Disana banyak sekali resep garang asam dengan berbagai variasi, ada yang menggunakan daun pisang untuk membungkus, ada garang asam kuah, ada yang langsung dimasak dalam panci dan ada pula garang asam yang memakai daun kemangi.  Yang menjadi resep pilihan saya adalah Garang Asem Ayam.

      Garang Asem merupakan makanan tradisional khas Jawa Tengah. Garam asem adalah masakan olahan ayam berkuah santan yang dimasak menggunakan daun pisang dan didominasi rasa asam dan pedas. Beberapa kota di provinsi Jawa Tengah memiliki makanan tradisional ini. Antara lain Semarang, Demak, Kudus, Pati dan Pekalongan yang berbeda-beda cara penyajiannya. Makanan tradisional ini terbuat dari ayam yang sudah dipotong-potong menjadi bagian-bagian kecil, seperti dada, sayap, dan kepala. Sebaiknya ayam yang digunakan adalah ayam kampung, karena ayam kampung akan terasa lebih lembut dan empuk dibanding ayam yang lain. Potongan cabai dan belimbing sayur adalah bahan yang wajib ada untuk membuat garang asem ini. Karena ciri khas garang asam adalah rasanya yang pedas dan asam, apalagi ditambah daun kemangi dan dibungkus daun pisang membuat aromanya wangi dan nikmat.



      GARANG ASEM AYAM
      Sajian Sedap, original resep bisa dilihat disini

      Bahan-bahan :
      1 ekor ayam (785 gram), dipotong 24 bagian
      5 buah cabai hijau besar, di iris miring
      25 buah cabai rawit utuh
      10 buah (200 gram) belimbing sayur, dipotong bulat 1 cm
      2 batang daun bawang, dipotong 1cm
      1 tangkai (25 gram), kemangi diambil daunnya
      5 1/2 sendok teh garam
      2 sendok makan gula merah sisir
      1000 ml santan dari 1 butir kelapa
      2 buah serai, diiris
      3 lembar daun salam disobek – sobek
      2 cm lengkuas, diiris
      daun pisang untuk membungkus

      Bumbu Halus:
      10 butir bawang merah
      5 siung bawang putih
      4 butir kemiri sangrai
      2 cm kencur
      2 cm jahe
      1 cm kunyit (jangan terlalu banyak)
      1 sendok makan ketumbar bubuk

      Cara membuat :
      1. Campur ayam, bumbu halus, garam, dan gula merah. Remas – remas ayam. Diamkan 30 menit.
      2. Masukkan semua bumbu dan santan kecuali serai, daun salam, dan lengkuas. Aduk rata.
      3. Ambil 2 lembar daun pisang. Lapisi dengan plastik lebar. Letakkan potongan serai, daun salam, dan lengkuas.
      4. Sendokan campuran ayam dan kuah santannya.
      5. Bungkus tum dan semat dengan lidi.
      6. Kukus 1 jam sampai matang dengan api kecil.
      7. Angkat, sajikan bersama nasi hangat.


      Selamat mencoba yaa....

      IDFB Challenge Kreasi Dapur Bersama Sajian Sedap dapat dilihat di website indonesianfoodblogger.com


       

      Saturday, June 14, 2014

      IDFB CHALLENGE#15. LOMIE KANGKUNG



      Setelah beberapa bulan libur akhirnya idfb mengadakan challenge lagi. Idfb Challenge #15 kali ini bertemakan Kuliner Peranakan, kuliner peranakan adalah makanan yang merupakan percampuran antara kebudayaan dua bangsa. Seperti masakan indonesia yang dipengaruhi budaya tionghoa atau dipengaruhi budaya barat.



      Banyak sekali makanan, camilan atau minuman di Indonesia yang dipengaruhi kebudayaan bangsa lain, apalagi kebudayaan tionghoa. Walaupun namanya sama tapi setiap daerah memiliki rasa yang berbeda, disesuaikan dengan selera masyarakat setempat. Contohnya seperti makanan yang disebut lunpia (di Jawa Tengah sering disebut lumpia) bisa menjadi sangat bervariasi. Lumpia semarang bahan utamanya rebung, rasanya manis, dan dimakan dengan saus kental yang rasanya manis, dilengkapi dengan cabai rawit, acar mentimun, dan daun bawang. Lumpia padang bahan utamanya bengkuang. Kulitnya diulas cabai giling dan dilapisi daun selada. Lumpia jakarta bahan utamanya bengkuang, tidak manis, dan dimakan dengan bumbu kacang yang diberi cuka.

      Ada juga bacang, bacang di Jawa Tengah dibuat dari ketan. Isi dagingnya agak manis karena banyak memakai kecap manis. Bacang Jawa Barat umumnya dibuat dari beras dan diberi isian dua atau tiga buah cabai rawit utuh. Bahkan ada pula bacang isi tahu dan bacang isi oncom. Bacang Jawa Tengah maupun Jawa Barat dibungkus dengan daun bambu. Namun bacang Sumatera Barat dibungkus dengan daun pandan besar. Bahannya ketan dan isinya tidak semanis bacang Jawa. Dan masih banyak contoh makanan peranakan lainnya seperti ronde, kue keranjang, ikan bandeng yang dibuat berbagai masakan, opor, capcay dan camilan seperti siomay, bakpia dan pia.
      (Sumber :Intisari)



      Untuk challenge idfb kali ini saya membuat hidangan yang berbahan dasar mie,  yaitu lomie. Lomi atau lomie, yaitu mi berkuah kental buatan Cina Peranakan di Bogor rasanya mirip mi tite di Semarang, atau mie lendir yang ada di Batam, dan mungkin sekali cikal bakal mi kangkung. Lomi Bogor berbeda dengan lomi Pekalongan yang memakai didih (darah ayam) dan bumbu lo/ngohiong yang lebih "berani". Berbeda pula dengan lomi karet, yaitu lomi dari kawasan Karet di Jakarta yang lebih “totok”.

       Lomie yaitu mie yang dihidangkan dengan kuah yang memiliki ciri khas kental, manis, asam, beraroma seafood dan diberi sayuran hijau seperti kangkung atau sawi hijau yang menggoda selera.  Begitu juga dengan isinya,  ada irisan aneka ragam seafood seperti cumi dan udang, potongan daging ayam, bakso, ceker dan pangsit dengan bumbu yang memiliki cita rasa gurih karena penambahan ebi. Lomie kurang lengkap apabila tidak disajikan dengan sambal merah, perasan jeruk limau dan taburan daun bawang atau bawang goreng. Lomie yang saya buat menggunakan mie ubi ungu homemade, yang resepnya bisa dilihat disini.



      Bahan :
      Mie ubi ungu homemade atau bisa juga menggunakan mie telor basah, rebus sebentar di air mendidih yang diberi sedikit minyak.
      2 ikat kangkung, siangi, rebus sebentar sajah

      Bahan kuah ayam :
      1 buah bawang bombay, iris-iris
      2 butir bawang putih cincang
      1 fillet dada ayam potong kotak
      100 gram udang, kupas kulit, iris bagian punggungnya dan sisakan ekornya.
      1 sdm ebi, haluskan kasar
      10 buah bakso sapi
      750 ml air
      2 sdm tepung tapioka dilarutkan dalam sedikit air
      Minyak untuk menumis
       
      Bumbu-bumbu :
      2 sdm kecap asin
      3 sdm kecap manis
      2 sdm saus tiram
      1 sdt minyak wijen
      1 sdt garam
      1/2 sdt merica bubuk
      1 sdt gula pasir
      kaldu bubuk secukupnya (optimal)

      Bahan pelengkap :
      sambal merah
      jeruk limau
      irisan daun bawang (saya nggak pake)
      bawang goreng

      Cara Membuat :
      Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum.
      Masukkan daging ayam, udang dan ebi, tumis sampai ayam dan udang berubah warna.
      Tambahkan air, bakso dan masukan semua bumbu. Biarkan sampai mendidih.
      Setelah rasanya pas, beri larutan tapioka. Biarkan sampai mengental. Angkat.
      Siapkan mangkuk beri mie dan kangkung, siram dengan kuah ayam.
      Beri taburan daun bawang/bawang goreng.
      Sajikan dengan perasan jeruk limau dan sambel merah.

      IDFB Challenge#15 : Kuliner Peranakan ini bisa dilihat di website indonesian foodblogger.com