Showing posts with label Jajan Tradisional. Show all posts
Showing posts with label Jajan Tradisional. Show all posts

Monday, January 26, 2015

LUMPIA GORENG DENGAN LOCK&LOCK E-COOK DECO FRY PAN





Bismillah...
Akhir-akhir ini hampir setiap sore hujan, dan kalau musim hujan gini paling cocok ngemil yang hangat-hangat. Kalau dirumah favoritnya makan gorengan, apalagi kalau dimakannya waktu masih panas plus cabe rawit hmmm.... mantap banget deh. Setelah kemarin membuat Burger Homemade menggunakan LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan, sekarang giliran membuat lumpia goreng. Biasanya kalau membuat lumpia goreng saya selelu membeli kulit lumpia siap pakai. Tapi karena sekarang sudah ada LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan ya mending buat kulit lumpia sendiri dong. Karena sebelum ada LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan urusan membuat kulit lumpia jadi masalah buat saya, sering kali adonan menempel pada dasar wajan dan adonan tidak menyebar merata keseluruh wajan. Kalau sekarang membuat kulit lumpia jadi mudah dan cepat, karena adonan tidak menempel di wajan dan panasnya pun merata ke seluruh permukaan wajan. Apalagi wajan yang digunakan cukup satu saja dan agar lapisan anti lengketnya tidak cepat rusak jangan mencuci wajan dalam keadaan panas. Jadi apabila wajan masih panas tapi mau digunakan lagi, untuk membersihkannya bisa dengan tissue yang dilap ke permukaan wajan. Setelah proses memasak selesai semua baru dinginkan dan cuci LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan.

Rencana ingin membuat lumpia Semarang yang memakai isian rebung, tapi karena rebungnya tidak ada  jadi saya skip saja rebungnya dan saya ganti sayurannya dengan wortel dan tauge. Kalau menurut saya yang menjadi isian lumpia ini enak yaitu penambahan ebi/udang kering nya. Rasanya jadi lebih gurih dan aromanya khas. Lumpia paling enak disajikan dengan saus dan irisan cabe rawit, ada juga yang membuat saus lumpia dengan tambahan petis.



Bahan kulit lumpia :
200 gr tepung terigu
1 butir putih telur
400 ml air
garam secukupnya

Cara membuat :
- Campur tepung terigu dan garam aduk rata. Masukkan putih telur.
- Tuang air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk menggunakan hand wisk sampai adonan tercampur rata dan licin.
- Diamkan adonan selama 30 menit.
- Ambil satu sendok sayur adonan, buat dadar tipis menggunakan LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan. Lakukan sampai adonan habis.


Bahan Isian lumpia :
1 buah dada ayam fillet, cincang/digiling
4 siung bawang putih, dihaluskan
1 sdm ebi, disangrai, dihaluskan
150 gram rebung, dipotong korek api (saya nggak pakai)
1 buah wortel, dipotong korek api
50 gram taoge
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
1 sdm kecap ikan
1 batang daun bawang, diiris tipis
1 sdm minyak, untuk menumis



Cara membuat :
- Panaskan minyak dalam LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan.
- Tumis bawang putih dan ebi sampai harum.
- Masukkan ayam giling aduk sampai ayam berubah warna dan matang.
- Masukan rebung (saya gak pake) dan wortel. Aduk hingga setengah layu.
- Masukan tauge, garam, merica bubuk, kecap ikan. Aduk sampai bumbu meresap.
- Tambahkan daun bawang, aduk rata. Sisihkan.


    Penyelesaian :
    - Siapkan talenan, silicon mat, plastik atau daun pisang yang dioles sedikit minyak goreng.
    - Ambil satu lembar kulit lumpia,  beri 1 sdm bahan isian lipat lalu gulung.
    - Beri putih telur atau terigu yang diberi sedikit air sebagai lem.
    - Oleskan pada ujung kulit lumpia, lakukan sampai habis.



    Menggoreng lumpia :
    - Sebelum dipakai untuk menggoreng bersihkan LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan yang sebelumnya digunakan untuk menumis dengan tissue. 
    - Panaskan minyak untuk menggoreng, tanda minyak sudah panas yaitu, apabila di celupkan sutil kayu maka di sekitar sutil kayu akan timbul gelembung kecil.
    - Goreng lumpia sampai kuning kecoklatan dan kering. Angkat, tiriskan.




    Menikmati lumpia paling enak dengan cocolan sausnya, saus yang saya buat ini cukup praktis dan simple. Kalau suka saus yang rasanya asem bisa tambahkan larutan asam jawa atau bisa juga memakai petis. Cara menyajikan lumpia bisa dengan memotong lumpia menjadi beberapa bagian, tuang saus dan taburan cabe rawit potong diatasnya. Oiya bisa juga loh menikmati lumpia goreng dengan acar ketimun, tapi kali ini saya enggak bikin karena kelupaan hehee.. tapi tanpa acar pun tidak mengurang nikmatnya makan lumpia goreng loh... gak percaya? Silahkan dicoba dan buktikan sendiri :)


    SAUS LUMPIA

    Bahan :
    50 gram gula merah
    1 sdm tepung kanji larutkan dengan sedikit air
    200 ml air

    Bumbu halus :
    3 buah cabe rawit merah/ sesuai selera
    2 buah cabe merah (saya gak pake)
    2 siung bawang putih
    garam secukupnya

    Cara membuat :
    Rebus bumbu halus, gula merah dan air sampai mendidih dan gula larut. Masukan larutan tepung kanji, aduk sampai tercampur dan saus menjadi kental. Setelah saus meletup-letup angkat. Siap disajikan bersama lumpia goreng.





    Fitur utama LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan :

    Colorful kitchen. 
    Tampilan warna cerah dan desain yang stylish akan membuat tampilan dapur menjadi menarik dan aktivitas memasak menjadi menyenangkan. LOCK&LOCK E-Cook Deco Fry Pan terdiri dari beberapa warna seperti merah, kuning dan hijau.
    Nyaman ketika digunakan.
    Pelat aluminium yang padat serta silikon pada pegangannya akan membuat nyaman ketika digunakan saat memasak.
    Tahan terhadap panas.
    Pada bagian luar terdapat lapisan tahan panas yang akan mencegah masakan menjadi hangus. Panas yang merata akan dapat menghemat energi dan lebih nyaman ketika memasak.
    Lapisan anti lengket.
    Terdapat lapisan anti lengket yang hanya membutuhkan sedikit minyak ketika memasak sehingga masakan menjadi lebih sehat.
    Mudah dibersihkan.
    Makanan tidak akan menempel dan mudah untuk dibersihkan.


    Monday, December 22, 2014

    DADAR GULUNG POLKADOT





    Ini dadar gulung biasa saja, tapi yang membuatnya istimewa dan terlihat berbeda adalah motif polkadot di kulitnya. Untuk kulit nya saya beri coklat bubuk agar warnanya menjadi coklat, bisa juga memakai pasta coklat, black forest, coklat cair atau pewarna lain. Sedangkan untuk motif dot-dotnya menggunakan adonan putih, disesuaikan dengan selera saja. Karena punya stok tape jadi untuk isian saya tambahkan unti kelapa dan tape yang dihaluskan, lumayan enak tapi anak-anak lebih suka yang hanya pakai unti saja. Untuk yang memakai tape sebaiknya segera disajikan dan jangan disimpan terlalu lama, karena tape mengalami fermentasi yang membuat rasanya cepat asam. Sedangkan untuk dadar gulung yang memakai unti saja, saya inapkan dalam kulkas alhamduliiah keesokannya masih enak.

    DADAR GULUNG POLKADOT

    Bahan-bahan :
    150 gram tepung terigu protein sedang
    1/4 sendok teh garam
    400 ml santan dari 1/2 butir kelapa
    1 butir telur, dikocok lepas
    1 sendok makan cokelat bubuk

    Bahan isi unti kelapa :
    100 gram kelapa parut kasar
    50 gram gula merah, disisir halus
    1/8 sendok teh garam
    1 lembar daun pandan, disimpulkan
    50 ml air

    Tape singkong, haluskan (optimal)


    Cara membuat :
    1. Isi, masak kelapa parut kasar, gula merah, garam, daun pandan, dan air sambil diaduk sampai meresap dan kering.
    2. Kulit, aduk rata tepung terigu dan garam. Tambahkan campuran santan dan telur sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. 
    3. Ambil sedikit adonan putih untuk motif dot-dot. Sisa adonan tambahkan cokelat bubuk. Aduk rata.
    4. Panaskan wajan datar. Masukan adonan putih dalam plastik segitiga. semprot adonan putih tidak beraturan dalam wajan.
    5. Tuang adonan coklat di atas adonan putih. Buat dadar tipis-tipis. Lakukan  sampai adonan habis.
    6. Ambil selembar dadar. Beri isi unti kelapa dan tape. Lipat sisi kanan dan kirinya. Gulung.
    7. Sajikan dadar gulung. 
    Selamat mencoba.......




    Wednesday, December 17, 2014

    KUE PISANG BANJAR



    Bismillahirrohmanirrohim. Sekilas kue ini seperti kue lumpur, tapi sebenarnya ini adalah kue pisang khas Banjarmasin. Adonan dan cara membuatnya hampir sama dengan kue lumpur, bedanya sudah pasti ada pada pisangnya namanya aja kue pisang. Pada adonan kue ini menggunakan pisang yang dipotong kecil, pisang yang digunakan bisa pisang kepok atau pisang raja yang rasanya manis. Resepnya saya lihat dari mba Dida dan resep ini berasal dari mamanya yang memang berasal dari Banjarmasin. Karena saya tidak punya cetakan ke lumpur, jadi ini saya pakai holepan yang diameternya 5cm dan ukuran kuenya jadi terlihat mini. Rasa kue pisang ini lembut dan legit begitu potongan pisangnya kegigit, jadi sebagai pecinta kue lumpur wajib coba kue pisang ini. Berikut resepnya...

    KUE PISANG

    Bahan :
    250 gr tepung terigu protein sedang
    50 gr susu bubuk full cream
    150 gr gula pasir
    1/2 sdt vanili bubuk
    450 ml santan, rebus dengan 1/4 sdt garam dan 2 lembar daun pandan, dinginkan.
    2 butir telur kocok lepas
    75 gr margarin, lelehkan
    5 buah pisang raja, belah memanjang bagi 4 lalu potong dadu kecil

    Topping :
    kismis dan keju

    Cara Membuat :
    1. Campur dan ayak tepung terigu dan susu bubuk. Tambahkan gula pasir dan vanili, aduk rata dan sisihkan.
    2. Campur telur, santan dan margarin leleh, aduk rata.  Tuang ke dalam campuran tepung dan aduk rata menggunakan hand wisk.
    3. Masukkan potongan pisang, aduk rata dan diamkan selama 30 menit.
    4. Panaskan cetakan kue lumpur, oles tipis margarin kemudian tuang adonan hingga 3/4 tinggi cetakan. Tutup.
    5. Beri topping sesuai selera. Tutup kembali dan masak hingga matang.
    6. Setelah matang, balikkan kue sehingga berwarna kecoklatan. Angkat dan sajikan.


    Selamat mencoba.....




    Tuesday, November 25, 2014

    LBT#35. BIKA AMBON



    Tantangan LBT#35 untuk bulan Nopember ini adalah bika ambon. Lagi-lagi saya telat untuk setor foto dan resepnya di group. Entry resepnya di blog pun baru saya kerjakan sekarang. Akhir-akhir ini untuk duduk berlama-lama didepan laptop kok berasa malas yaa, padahal sudah banyak resep yang saya coba dan saya foto tapi belum sempat saya share di blog. Semoga secepatnya semangat itu datang.... Semangat!!!



    Bika ambon adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang konon dipengaruhi oleh budaya Melayu. Dikenal sebagai oleh-oleh dari kota Medan, bika ambon ini konon awalnya dijual di Jalan Ambon - Sei Kera Medan. Sekarang ini di Jalan Mojopahit Medan, kita bisa menjumpai kurang lebih 30 toko yang menjual bika ambon.Bika ambon dikenal dengan kue yang mempunyai serat-serat cantik dengan rasa manis nan legit.  Bisa divariasikan dengan berbagai rasa, misalnya pandan, durian, keju, coklat dan lain sebagainya. Bentuknya juga beragam, tidak hanya kotak tetapi ada juga yang berukuran kecil. (Sumber: Deskripsi LBT)

    Ini pertama kalinya membuat kue bika, sebelum buat bika ambon ini saya sempat membaca beberapa resep bika ambon. Bahan yang digunakan cukup simple dan mudah didapat, tapi begitu membaca cara membuatnya kok ribet banget yaa, sampai-sampai saya jadi maju mundur untuk langsung mencoba membuatnya. Saya memilih resepnya Mba Rachma Setyawati ownernya Kedai Rahma, dan saya hanya membuat setengah resep saja dari satu resep yang saya share dibawah ini.



    BIKA AMBON
    (Resep: Rachma Setyawati)

    Bahan Biang :
    50 gr Tepung Terigu
    20 gr Ragi
    25 gr Gula Pasir
    3 gr Garam Halus
    100 ml Air Kelapa 

    Bahan lainnya : 
    250 gr Tepung Tapioka/Kanji
    12 butir kuning telur
    4 butir putih telur
    275 gr Gula Pasir

    Bahan Cair :
    500 ml Santan mentah kental (dari 2 butir kelapa utuh)
    2 gr Garam halus 
    3 batang serai
    8 lbr daun jeruk, buang tulang daunnya
    2 lbr daun pandan 

    Cara membuat :
    1. Aduk bahan biang. Taruh dlm baskom ragi instant, tepung terigu, lalu gula pasir dan garam. Tuangi air kelapa, uleni/aduk dengan tangan hingga merata, lalu tutup baskom dengan lap/plastik wrap, diamkan hingga 30-45 menit. Biarkan hingga adonan biang mengembang.
    2. Sambil menunggu adonan biang mengembang, masak santan kental beserta garam halus, serai, daun jeruk dan daun pandan hingga panas saja (tidak sampai mendidih). Sisihkan, biarkan dingin suhu ruang.
    3. Kocok semua telur dan gula pasir hingga mengental. Kemudian ambil adonan biang, campurkan dengan tepung tapioka/kanji, aduk menggunakan tangan merata. Lalu tambahkan adonan telur kental tadi ke dalamnya sedikit demi sedikit sambil terus diaduk tangan. Gerakkan telapak tangan naik turun saat mengaduknya (dikeplok-keplok), hingga tercampur merata semua adonan. Kemudian masukkan santan kental yang sudah disaring terlebih dahulu. Aduk rata kembali menggunakan tangan, dengan cara yang sama dikeplok-keplok hingga adonan tercampur rata sampai tekstur halus (sekitar hampir 20menit), kemudian diamkan adonan ini hingga 3 jam (tutup atas dengan lap/plastic wrap).
    4. Oles tipis seluruh permukaan loyang 20x20x7 dengan minyak goreng. Alasi permukaan dasar loyang dengan kertas roti dan poles lagi minyak goreng. 
    5. Panaskan oven dengan panas sedang (sekitar 160 derajat celcius) api bawah saja. Letakkan sejenak loyang tadi sekitar 15 menit di dalam oven, kemudian keluarkan dan tuang adonan ke dalam loyang.
    6. Masukkan loyang berisi adonan ke dalam oven, panggang di rak paling bawah, buka sedikit pintu oven, hanya sampai adonan bika ambon dalam sudah terlihat berlubang permukaan atasnya (pertanda sudah mulai terbentuk serat pada adonan bika ambon), baru kemudian tutup pintu oven. Lanjutkan pemanggangan hingga matang sempurna, sekitar 40-50 menit. 
    7. Lakukan tes tusuk untuk lebih menyakinkan apakah kue sdh matang sempurna. Setelah matang, matikan api bawah oven, lalu nyalakan api atas, panggang sejenak/hingga permukaan bika ambon terlihat lebih kecoklatan 
    8. Angkat, dinginkan. Keluarkan bika dari loyang, potong dan sajikan.


    Pintu oven diganjal menggunakan serbet/lap agar pintu oven tidak tertutup rapat dan ada udara dari luar yang masuk ke dalam oven. Setelah permukaan bika timbul lubang-lubang keci, baru pintu oven ditutup rapat sampai bika matang sempurna.





    Setelah menunggu lama akhirnya kue bika ambonnya mateng juga, penasaran pengen cepet-cepet tahu seratnya muncul apa tidak. Tapi harus bener-bener tunggu dingin yaa, agar ketika dipotong tidak lengket dan potongannya rapih jadi seratnya kelihatan cantik. Sedangkan bika yang saya buat seratnya kelihatan tapi masih kurang banyak dan kurang rapat. Kalau untuk rasa alhamdulillah bikanya lumayan enak, memuji buatan sendiri gak apa-apa kan yaaa..... ^^



    Thursday, November 20, 2014

    KUE LAPIS BERAS UBI UNGU



    Sudah lama saya bookmark resep lapis beras yang menggunakan ubi ungu kukus ini, tapi masih belum kesampaian juga. Nah... begitu punya stok ubi ungu langsung saya buat kue lapis ini. Resep aslinya dari majalah Sedap yang saya lihat dari blog mba Hesti. Ini pertama kalinya saya membuat kue lapis. Ternyata... bener-bener harus sabar yaa dan yang pasti harus betah berlama-lama didepan kompor. Loh kok gitu? ya iyalah kan setiap lima menit sekali harus menuang adonan sampai berlapis-lapis. Kalau saya termasuk kurang sabar untuk membuat kue seperti ini, terlihat dari hasil kue lapis yang saya buat ini. Ukuran setiap lapisan kuenya berbeda-beda besarnya dan teksturnya pun kurang mulus, ini karena kue masih panas sudah saya potong jadi masih basah dan lengket. Selain membuat di loyang besar saya juga membuat kue lapis yang menggunakan loyang muffin satuan. Sayang lapisannya kurang jelas dan warnanya pun jadi kurang menarik, jadi sesuaikan saja warnanya sesuai selera tidak mutlak harus sesuai dengan resep yang ada.





    KUE LAPIS BERAS UBI UNGU

    Bahan :
    250 gr tepung beras
    100 gr tepung sagu
    1 liter santan dari 1 1/2 butir kelapa
    2 lembar daun pandan
    1 sdt garam
    250 gr ubi ungu, kukus, haluskan
    300 gr gula pasir
    1/4 sdt vanili bubuk
    10 tetes pewarna ungu
    5 tetes pewarna merah muda

    Cara membuat :
    1. Didihkan santan, daun pandan dan garam. Diamkan hingga hangat. Tambahkan ubi kukus, blender sampai halus.
    2. Aduk tepung beras, tepung sagu, gula pasir dan vanili. Tuang campuran santan dan ubi sedikit sedikit sambil diaduk hingga rata.
    3. Ambil 1/3 bagian. Tambahkan pewarna merah muda, aduk rata. Sisanya tambahkan warna ungu, aduk rata.
    4. Tuang satu sendok sayur (150 gr) adonan ungu ke dalam loyang 24x10x7cm yang sudah diolesi minyak. Kukus 5 menit dengan api sedang. 
    5. Tuang setengah sendok sayur (75 gr) adonan merah muda. Kukus dengan api sedang selama 5 menit. Ulangi terus sampai adonan habis.
    6. Terakhir kukus dengan api sedang 30 menit sampai matang.
    7.  Biarkan dingin, lalu potong menggunakan pisau yang diolesi minyak.
    Selamat mencoba dan berkreasi dengan kue lapis yaaa.....




      Tuesday, October 14, 2014

      KUIH KASWIH GULA MERAH



      Kuih kaswih adalah kue tradisional negara tetangga kita yaitu Malaysia. Ini kedua kalinya saya buat jajanan atau camilannya upin ipin hehee. Maksudnya camilan dari negara si upin ipin ini tinggal, sebelumnya saya pernah buat karipap pusing. Sebenernya saya buat kue ini karena ingin berpartisipasi dalam tantangan Masak bareng yang temanya adalah Kuliner Malaysia. Makanya saya jadi rajin searching resep-resep kue atau masakan dari Malaysia. Dari banyak resep yang saya lihat, saya paling tertarik dengan resep kuih kaswih. Kuih kaswih ini ada yang menggunakan gula merah dan ada juga yang memakai pandan, atau memadukan keduanya sehingga ada dua lapisan coklat dan hijau.

      Kuih kaswih yang saya buat yaitu kaswih gula merah, resepnya saya lihat dari blog Dapur Tanpa Sepadan. Untuk menghasilkan kue kaswih yang kenyal penggunaan air kapur jangan di hilangkan, karena ini yang membuat rasa kue kaswih original. Bila ingin warna kue yang gelap bisa dengan menambahkan pewarna makanan warna coklat. Selain dicetakan dalam cetakan talam kue kaswih juga bisa di kukus menggunakan loyang ukuran besar, yang sebelumnya dioles minyak atau di lapisi plastik agar tidak lengkat. Setelah dingin potong-potong lalu taburi dengan kelapa kukus atau balut seluruh permukaan kue dengan kelapa. Menurut saya rasa kue kaswih ini mirip dengan ongol-ongol, teksturnya kenyal dan rasanya manis gurih.





      KUIH KASWIH GULA MERAH

      Bahan A :
      1/2 cup gula pasir
      3/4 cup gula merah 
      250 ml air
      1/2 sendok teh garam
      1 lembar daun pandan, disimpul

      Bahan B :
      3/4 cup tepung beras
      3/4 cup tepung tapioka
      1/4 cup tepung maizena
      400 ml santan
      1 sendok makan air kapur

      Taburan :

      Kelapa parut, secukupnya
      Sedikit garam halus
      1 lembar daun pandan, diikat
      *Campur semua bahan lalu kukus selama 15 menit

      Cara membuat :
      1. Masak semua bahan A sampai gula larut, biarkan dingin, kemudian saring. Sisihkan.
      2. Panaskan kukusan, balut tutup kukusan dengan lap bersih. Olesi cetakan kue talam atau loyang ukuran besar dengan sedikit minyak. Sisihkan.
      3. Dalam mangkuk besar, satukan tepung beras, tapioka dan maizena , aduk rata. Tuang air gula, aduk rata dengan whisk. 
      4. Masukkan santan dan air kapur. Aduk rata dan saring.
      5. Tuang dalam cetakan talam, kukus selama 25-30 menit dengan api sedang. Angkat, dinginkan.
      6. Keluar kue dari cetakan, taburi kelapa parut. Sajikan.


      Selamat mencoba....






      Friday, September 26, 2014

      KUE BANDROS



      Kue bandros ini salah satu kue favorit saya, nggak pernah bosen ngemil kue yang satu ini. Selalu ngangenin dan nggak akan cukup kalau cuma makan satu atau dua buah saja. Sebelumnya saya pernah buat kue bandros dengan resep dari Sajian Sedap. Diresep tersebut setengah bahan dicampur lalu dimasak  sampai mengental, setelah itu baru dicampur lagi dengan setengah bahan sisanya dan tambahan telur. Resep Bandros sajian sedap bisa dilihat disini. Sedangkan untuk resep bandros yang saya buat sekarang ini lebih simpel bahannya dan praktis cara membuatnya. Bahannya hanya tepung beras, kelapa parut dan santan yang dicampur jadi satu lalu dicetak.

      Resep bandros sajian sedap menghasilkan kue bandros yang lembut dan lembab/sedikit lembek sedangkan kue bandros yang ini sama-sama lembut tapi teksturnya sedikit padat. Kalau saya lebih menyukai kue bandros yang saya buat sekarang ini, karena rasanya lebih mirip dengan kue bandros abang-abang penjual bandros. Tapi semua kembali kepada selera masing-masing yaaa, silahkan dicoba resep mana yang cocok dengan favorit keluarga.



      Bahan :
      150 gram tepung beras
      150 gram kelapa setengah tua, dikupas dan diparut panjang
      400 ml santan kental
      1 sdt garam atau sesuai selera
      minyak untuk olesan

      Taburan :
      Gula pasir, secukupnya

      Cara Membuat :
      Campurkan tepung beras, garam, serta kelapa parut ke dalam wadah.
      Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga tercampur rata.
      Panaskan cetakan kue pukis, kemudian diolesi dengan sedikit minyak.
      Tuangkan adonan ke dalam cetakan hingga penuh, kemudian tutup cetakan.
      Panggang di atas bara api yang kecil hingga matang, serta kedua sisinya garing.
      Setelah matang kemudian diangkat.
      Sajikan dengan taburan gula pasir.

      Selamat mencoba......






      Monday, September 15, 2014

      KUE KUPING GAJAH



      Kue kuping gajah merupakan salah satu kue tradisional asli Indonesia. Memiliki bentuk yang unik serta rasa yang manis, enak dan renyah. Bentuknya unik, tipis dan bermotif, memang sesuai dengan namanya, yaitu menyerupai kuping gajah.Selain bentuknya yang istimewa itu, kue kuping gajah ini memiliki aneka rasa, mulai dari rasa coklat, vanila hingga rasa mocca. Kue kuping gajah ini dapat ditemui di pasar-pasar tradisional dan juga swalayan. Namun, semakin jarang dijumpai karena proses pembuatannya yang cukup rumit. Padahal teknik pembuatannya cukup mudah dan bahan-bahannya pun mudah didapat. Kue kuping gajah ini cocok untuk dikonsumsi semua usia, karena tidak mengandung bahan pengawet juga pemanis buatan. Kue kuping gajah ini cocok untuk disajikan sebagai cemilan maupun teman menonton TV atau membaca majalah. Biasanya kue kuping gajah juga dihidangkan kepada para tamu di hari-hari tertentu seperti hari-hari perayaan besar (Wikipedia).



      Mendengar nama kue kering yang satu ini ngeri jugu yaa, tidak ada yang tahu dari mana asalnya camilan ini disebut kuping gajah. Tapi kalau dilihat dari bentuknya, kemungkinan besar karena bentuk kue ini menyerupai kuping gajah yaitu besar dan lebar. Dulu kue kuping gajah ini sering dijumpai di pasar atau toko yang menjual kue-kue kering, dan biasanya sering dijadikan sajian di hari raya atau suguhan kalau kita sedang bertamu. Tapi akhir-akhir ini sepertinya keberadaan si kuping gajah ini mulai hilang. Contohnya anak-anak saya baru pertama kalinya melihat kue kuping gajah ini, dan baru pertama nyicip mereka langsung suka.  Renyah dan gurih katanya, apalagi ditambah bentuknya yang unik dan cantik.

      Bahan yang digunakan hampir sama dengan kue pada umumnya yaitu terigu, margarin, telur dan santan. Untuk cara membuatnya juga tidak terlalu sulit, yang harus diperhatikan adalah proses menggulung antara adonan putih dan adonan coklat yang harus benar-benar menempel dan diberi air sedikit sambil ditekan. Hal ini dilakukan untuk menghindari lapisan coklat dan lapisan putih terlepas saat digoreng. Setelah kedua lapisan merekat sempurna, adonan di masukan ke dalam lemari es atau frezer selama beberapa jam agar adonan mudah diiris tipis.




      KUE KUPING GAJAH
      Sumber : Femina

      Bahan :
      300 g tepung terigu, ayak
      2 sdm margarin
      75 g gula bubuk
      1/2 sdt garam
      1/4 sdt vanili bubuk
      1 butir telur ayam
      75 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa, masak, dinginkan
      1-2 sdm cokelat bubuk
      Minyak untuk menggoreng

      Cara membuat:
      1. Campur terigu, margarin, gula, garam, dan vanili, aduk-aduk hingga tercampur rata.
      2. Tambahkan telur, tuangi santan sedikit demi sedikit hingga adonan tidak lengket di tangan.
      3. Ambil 1/2 bagian adonan, tambahkan cokelat bubuk, aduk hingga rata. Biarkan sisa adonan berwarna putih.
      4. Giling tipis adonan putih hingga 2 mm. Tipiskan juga adonan cokelat kira-kira hingga selebar adonan putih.
      5. Letakkan lapisan cokelat di atas lapisan putih yang sudah dioles dengan air tipis saja, gulung sambil padatkan perlahan. Diamkan selama 2 jam dalam lemari pembeku hingga adonan keras.
      6. Keluarkan dari lemari pembeku, potong adonan setebal 1 mm dengan pisau yang tajam. Setelah dipotong, tipiskan kembali adonan.
      7. Goreng dalam minyak panas dan api kecil hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat, tiriskan.
      8. Sajikan. 
       

          Sebenernya kue kuping gajah ini mau saya setor untuk meramaikan idfb challenge #16 kue kering, tapi kok masih kurang 1jam dari batas akhir penyetoran sudah tidak bisa register. Huaaa... sedih deh, rencananya tadi setelah magrib saya baru mau ngeblog tapi karena harus menyiapkan makan malam dan kedatangan tamu jadi mundur deh. Semoga bulan berikutnya bisa ikutan idfb challenge lagi, dan setornya jangan mepet-mepet hehee.... Semangat!!!




          Friday, July 11, 2014

          CILOK



          Selama bulan puasa ini saya membuat camilan special request nya kaka Kay. Alhamdulillah di umur kaka yang baru 6 tahun 5 bulan ini sudah bisa belajar puasa penuh dan sampai hari ke-13 ini belum ada bolongnya. Semoga bisa full satu bulan penuh yaa kak, amin. Cilok ini jadi salah satu request nya kaka Kay untuk buka puasa. Insya allah apa pun makanan permintaan kaka mama buatin.

          Untuk cilok kali ini saya mencoba membuat cilok dengan resep rujak cireng yang pernah saya buat, hasilnya empuk dan setelah dingin ciloknya pun tidak keras. Sebelumya saya juga pernah membuat cilok yang resepnya silahkan dilihat disini.


          CILOK

          Bahan:
          150 gr tepung tapioka/sagu
          200 gr tepung terigu
          200 ml air panas
          2 batang daun bawang, iris tipis

          Bumbu halus :
          3 siung bawang putih halus atau secukupnya
          2 sdm ebi/udang kering
          2 sdt garam atau secukupnya
          1/2 sdt merica bubuk

          Pelengkap :
          sambal kacang, saya memakai sambal pecel siap pakai
          saus sambal
          kecap manis

          Cara membuat :
          Campur tepung terigu, tepung tapioka, daun bawang, Aduk rata.
          Rebus air bersama bumbu halus hingga mendidih.
          Tuang air rebusan ke dalam campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan sendok kayu. Hentikan penambahan air jika dirasa adonan sudah cukup kalis.
          Setelah hangat, uleni menggunakan tangan hingga tercampur rata dan kalis/adonan tidak menempel di tangan.
          Ambil sedikit adonan, bentuk bulat. Rebus dalam air mendidih sampai mengapung sekitar 15 menit. Angkat.
          Kukus cilok sampai benar-benar matang dan empuk. Sajikan dalam keadaan panas dengan saus pelengkap.

          Selamat mencoba...



          Tuesday, June 24, 2014

          KLEPON UBI UNGU



          Klepon adalah makanan tradisional yang terbuat dari tepung ketan berbentuk bulat dan berisi gula merah serta biasanya bagian luarnya ditaburi parutan kelapa. Ukuran klepon biasanya sebesar biji salak atau bola pingpong serta berwarna hijau muda. Klepon merupakan salah satu dari jajanan pasar yang jadi favorit saya, karena memiliki rasa gurih, manis dan apabila digigit akan keluar gulanya.  Sensasi cara menikmati klepon ini adalah satu biji klepon langsung dimasukan kedalam mulut agar begitu digigit gula merahnya tidak tumpah.



          Masih dalam rangka menghabiskan stok ubi ungu, maka saya membuat klepon dari tepung ketan yang ditambah ubi ungu kukus yang duhaluskan. Selain warnanya menjadi cantik, rasa klepon ini pun lebih lembut dan tidak terlalu kenyal. Puas deh hari ini ngemil klepon buatan sendiri, karena homemade jadi isian gula merahnya pun bisa diisi banyak. Jadi tambah mantap begitu si gula merah muncrat didalam mulut heheee....



          Klepon Ubi Ungu

          Bahan :
          150 gram Tepung Ketan
          150 gram Ubi kukus, haluskan

          Garam secukupnya
          Air secukupnya sampai bisa dipulung
          50 gram Gula Jawa/Merah, iris tipis
          1/2 butir kelapa parut untuk taburan (kukus dengan sedikit garam dan daun pandan)

          Cara Membuat :

          Campur ubi, tepung ketan dan garam aduk rata. 

          Tambahkan air sedikit-sedikit sampai adonan kalis dan dapat dipulung.
          Ambil adonan secukupnya, isi dengan gula jawa/merah, kemudian bulatkan.Panaskan air hingga mendidih, masukkan adonan klepon hingga mengambang dan matang.
          Tiriskan klepon kemudian gulingkan dalam parutan kelapa. Sajikan.

          Selamat mencoba yaa.....




          Wednesday, June 18, 2014

          GANDASTURI UBI



          Gandasturi adalah jajanan tradisional yang terbuat dari kacang hijau yang dihaluskan lalu dilapisi adonan tepung dan digoreng. Di Palembang kue yang satu ini juga dinamai kue kumbu kacang hijau. Gandasturi yang saya buat ini memakai campuran ubi. Resepnya saya lihat dari buku Primarasa Kue Tradisional.

          Dalam resep memakai ubi ungu yang saya ganti dengan ubi jalar putih biasa. Gandasturi memilii tekstur garing dan crispy di luar berpadu dengan gurih dan lembutnya kacang hijau didalam, sedangkan yang saya buat ini bagian luar sudah garing tapi  didalamnya lembek. Sepertinya sewaktu memasak adonan kacang hijau dan ubi saya kurang kering mengolahnya dan kurang kalis, jadi adonan masih basah dan lembek. Next time wajib dicoba lagi gandasturi ubi ini dan memakai ubi ungu seperti resep aslinya agar warnanya pun cantik.



          Gandasturi Ubi
          Bahan :
          200 gr kacang hijau kupas, rendam 1 jam. Tiriskan, kukus sampai matang lalu haluskan.
          200 gr ubi ungu kukus, haluskan. saya pakai ubi putih
          300 ml santan dari 1/2 butir kelapa
          250 gr gula pasir
          1 sdt garam
          1/2 sdt vanili bubuk
          minyak, untuk menggoreng

          Bahan Pencelup : Aduk semua bahan hingga tercampur rata dan licin
          100 gr tepung terigu protein rendah. Saya pakai protein sedang
          1 sdm tepung beras
          225 ml air es
          1/2 sdt garam
          1 sdt gula pasir

          Cara membuat :
          Siapkan wajan, masukkan kacang hijau halus, ubi halus, santan, gula dan garam. Aduk rata masak dengan api sedang hingga mengental.
          Tambahkan vanili bubuk, aduk terus sampai kalis dan bisa dipulung. Angkat.
          Ambil 1-2 sdm adonan, bentuk bulat lalu pipihkan. Lakukan sampai adonan habis.
          Panaskan minyak dalam wajan. celupkan bulatan ubi dalam bahan pencelup.
          Goreng hingga kedua sisi kulitnya berwarna kecoklatan. Angkat, tiriskan.

          Selamat mencoba.....


          Monday, June 16, 2014

          PISANG RAI



          Pisang rai adalah jajanan tradisional khas Bali yang berbahan dasar pisang. Penampakannya hampir sama dengan es pisang hijau, namun yang membedakan pisang rai ini dengan es pisang hijau yaitu pisang rai diberi taburi kelapa parut. Cara membuatnya cukup mudah yaitu pisang dilumuri adonan tepung beras lalu direbus dalam air mendidih sampai matang. Setelah itu gulingkan dalam parutan kelapa yang sudah dikukus, ini yang membuat rasa pisang rai menjadi semakin gurih.

          Agar warnanya pun lebih cerah dan tidak pucat saya tambahkan pasta pandan didalam adonan tepung berasnya, jadi perpaduan warna kuning dan hijau semakin menarik dengan warna putih dari kelapa parut. Buat saya paling pas menikmati pisang rai ini dengan ditemani teh hangat, hmmm... nikmat rasanya. Oh yaa pisang rai ini juga bisa dinikmati dengan saus kinca. Saus kinca yaitu gula merah yang direbus bersama air dan diberi potongan nangka. Dimakan tanpa saus kinca saja sudah enak banget apalagi kalau ditambah gula merah dan nagka yaa pasti tambah enak dan legit rasanya.





          PISANG RAI

          Bahan :
          130 gram tepung beras
          110 ml air
          1/2 sdt garam
          Pasta pandan/pewarna hijau sesuai warna yang diinginkan
          8 buah pisang raja
          Air secukupnya, untuk merebus
          2 lembar daun pandan
          1/2 sdt garam

          Bahan Taburan :
          1/2 buah kelapa parut kasar
          1/2 sdt garam
          1 lembar daun pandan

          Cara membuat :
          Campur semua bahan taburan, lalu kukus. Sisihkan.
          Aduk tepung beras, air, pasta pandan/pewarna dan garam sampai rata. Sisihkan.
          Rebus air, daun pandan, dan garam sampai medidih.
          Celupkan pisang dalam larutan tepung.
          Masukkan dalam rebusan air pandan. Rebus sampai matang.
          Angkat dan tiriskan. Gulingkan dalam kelapa parut kasar, potong-potong. Sajikan.



          Selamat mencoba..... ^^




          Tuesday, May 6, 2014

          KUE BUGIS KETAN HITAM



          Kue bugis adalah salah satu kue basah tradisional Indonesia. Rasanya legit karena terbuat dari tepung ketan.  Bahan isi yang digunakan adalah kelapa parut yang dicampur dengan gula merah atau gula putih yang biasa disebut unti. Resep bugis yang saya buat ini menggunakan tepung ketan hitam, ada juga kue bugis yang menggunakan tepung ketan putih atau kombinasi keduanya.

          Resepnya saya lihat dari Sajian Sedap. Diresep ini menambahkan kentang kukus yang dihaluskan dalam adonan, yang tujuannya supaya tekstur kue bugis lembut, tidak liat dan ketika dingin tidak keras. Karena tidak punya daun pisang jadi kue bugisnya tidak saya bungkus dengan daun. Ketika dikukus saya beri potongan daun pandan sebagai alasnya saja. Sengaja ukuran kue bugisnya pun saya buat tidak terlalu besar, dua kali gigitan langsung habis hap...hap... hehee. 





          KUE BUGIS KETAN HITAM

          Bahan :
          100 gram tepung ketan putih
          50 gram tepung ketan hitam
          50 gram kentang kukus, dihaluskan
          15 gram gula tepung
          1/4 sendok teh garam
          125 ml santan dari 1/2 butir kelapa, dipanaskan, ukur 100 ml, biarkan hangat
          1/2 sendok teh minyak goreng

          Bahan Isi:
          100 gram kelapa parut kasar
          50 gram gula merah, sisir halus
          1/8 sendok teh garam
          1 lembar daun pandan
          50 ml air 

          Cara membuat:
          1. Isi: campur semua bahan isi. Masak bahan isi sambil diaduk sampai kalis. Dinginkan.
          2. Kulit: campur tepung ketan putih, tepung ketan hitam, kentang, gula tepung, dan garam. Aduk rata.
          3. Tuang santan hangat sedikit – sedikit sambil diuleni sampai kalis. Tambahkan minyak goreng. Uleni rata.
          4. Ambil sedikit adonan kulit. Pipihkan. Beri isi. Bentuk bulat. Pipihkan. Letakkan di atas daun pisang.
          5. Kukus 15 menit dengan api sedang sambil sesekali dibuka setiap 2 menit sampai matang.
          6. Bungkus dengan daun pisang muda.